Dia tahu apa yang akan terjadi…

Suatu sore, di tengah keramaian, dia berjalan tenang. Kedua tangannya menggapai sekelilingnya, meraba-raba langkah. Gerimis mulai berubah menjadi hujan kecil dan tampak jalan yang ramai menjadi lengang.
Dia menabrak seorang bapak yang sedang setengah berlari ke arah nya hingga terjatuh.
Bapak itu memarahinya, “Kamu buta ya? Hujan sudah semakin lebat, apa yang kamu lakukan di sini, memejamkan matamu sambil berjalan!”

Dia membuka matanya dan menjawab, “Sebentar lagi saya buta. Ada baiknya saya membiasakan diri tanpa kedua mata,” lalu ia tersenyum, membantu bapak itu berdiri dan berlalu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s